SKP PENGABDIAN NON-BAKTI SOSIAL, ONE ACADEMY GELAR WEBINAR DAN COACHING CLINIC
SURAKARTA, Pemenuhan Satuan Kredit Profesi (SKP) tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pembelajaran dan peningkatan kompetensi dalam bentuk webinar, seminar atau workshop saja. Bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan, terdapat pula ranah pengabdian yang perlu dipahami dan dilaporkan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, aspek teknis pengelolaan dan pelaporan SKP Pengabdian Non-Bakti Sosial ternyata masih menjadi persoalan bagi kebutuhan profesional kesehatan dan tenaga medis. Di satu sisi, kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut tidak selalu diadakan tiap waktu, dan disisi lain tenaga kesehatan serta tenaga medis membutuhkan segera untuk memenuhi kekurangan SKP pengabdiannya.
Melihat kebutuhan tersebut, One Academy menyelenggarakan kegiatan edukasi mengenai Pedoman Pengelolaan dan Pemenuhan SKP Pengabdian Non-Bakti Sosial. Kegiatan ini dirancang untuk membantu tenaga medis dan tenaga kesehatan memahami bagaimana kegiatan pengabdian profesi dapat dipenuhi, didokumentasikan, serta dilaporkan secara lebih sistematis. Edukasi tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan profesional kesehatan untuk memenuhi kewajiban SKP secara tepat.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai latar belakang profesi tenaga kesehatan. Di antaranya adalah perawat, bidan, apoteker, tenaga vokasi farmasi, analis farmasi, tenaga kesehatan tradisional, dan berbagai tenaga kesehatan lainnya. Keberagaman peserta menunjukkan bahwa kebutuhan pemahaman mengenai SKP Pengabdian tidak hanya dirasakan oleh satu kelompok profesi, tetapi menjadi perhatian lintas tenaga kesehatan.
Dari kelompok tenaga medis, kegiatan ini juga diikuti oleh dokter, dokter gigi, serta dokter spesialis, termasuk dokter spesialis orthopedi dan profesi medis lainnya. Mereka memiliki kebutuhan yang sama dalam memahami bagaimana aktivitas pengabdian profesional dapat ditempatkan dan dilaporkan dalam pemenuhan SKP. Dengan demikian, pembahasan dalam kegiatan One Academy diarahkan agar dapat dipahami oleh peserta dari berbagai rumpun profesi.
Berbeda dengan kegiatan edukasi yang hanya berlangsung dalam format webinar, One Academy mengemas program tersebut dalam kombinasi webinar dan coaching clinic. Webinar digunakan sebagai ruang untuk membangun pemahaman konseptual mengenai SKP Pengabdian Non-Bakti Sosial. Sementara itu, coaching clinic memberikan ruang yang lebih praktis bagi peserta untuk memahami teknis pemenuhan dan pelaporannya.
Dalam sesi pembelajaran, pemateri menguraikan bagaimana tenaga medis dan tenaga kesehatan dapat memenuhi SKP Pengabdian Non-Bakti Sosial sesuai dengan aktivitas profesional yang dilakukan. Peserta tidak hanya diajak memahami istilah dan konsep, tetapi juga diarahkan untuk melihat bagaimana kegiatan pengabdian dapat didokumentasikan sebagai bagian dari proses pemenuhan SKP. Pendekatan ini membuat materi lebih dekat dengan kebutuhan peserta dalam praktik profesional sehari-hari.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah teknis tata cara pelaporan. Banyak tenaga medis dan tenaga kesehatan sebenarnya telah melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pengabdian profesi, tetapi belum memahami bagaimana aktivitas tersebut harus dicatat dan dilaporkan. Karena itu, kemampuan mengenali kegiatan, menyiapkan bukti, dan mengikuti alur pelaporan menjadi bagian penting dalam edukasi yang diberikan.
Untuk membantu peserta, One Academy juga menyediakan tools dan panduan tata cara pelaporan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah peserta ketika harus mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh setelah mengikuti webinar dan coaching clinic. Dengan adanya tools, peserta tidak hanya memperoleh materi pembelajaran, tetapi juga memiliki panduan praktis untuk membantu proses dokumentasi dan pelaporan.
Menariknya, hasil evaluasi dari pelaksanaan webinar dan coaching clinic menunjukkan bahwa persoalan pemahaman teknis masih cukup besar. Masih banyak tenaga medis dan tenaga kesehatan yang belum memahami secara baik mekanisme pemenuhan SKP Pengabdian yang bukan berasal dari kegiatan bakti sosial. Kondisi ini menunjukkan bahwa istilah “pengabdian” masih sering dipersepsikan secara sempit hanya sebagai kegiatan bakti sosial semata.
Padahal, bagi profesional kesehatan, kemampuan memahami kategori dan mekanisme pelaporan SKP menjadi bagian penting dari pengelolaan profesionalisme. Ketika kegiatan yang dilakukan tidak terdokumentasi atau dilaporkan dengan tepat, aktivitas profesional yang sebenarnya telah dikerjakan berpotensi tidak memberikan kontribusi optimal terhadap pemenuhan SKP. Karena itu, pemahaman teknis menjadi sama pentingnya dengan pelaksanaan kegiatannya.
One Academy melihat kebutuhan edukasi ini sebagai ruang untuk terus mendorong peningkatan literasi SKP di kalangan tenaga medis dan tenaga kesehatan. Melalui format webinar yang dilanjutkan dengan coaching clinic, peserta diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi mampu menerapkannya dalam proses pengelolaan dan pelaporan SKP. Program edukasi semacam ini juga dapat menjadi sarana bagi profesional kesehatan untuk lebih tertib dalam mendokumentasikan aktivitas pengabdiannya.
Bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai edukasi Pemenuhan SKP Pengabdian Non-Bakti Sosial, termasuk informasi webinar, coaching clinic, serta tools panduan tata cara pelaporannya, dapat menghubungi Admin One Academy di 081325985922 atau 085884832208. Program ini ditujukan untuk membantu profesional kesehatan memahami SKP secara lebih praktis, sehingga kegiatan pengabdian profesi yang dilakukan dapat dikelola dan dilaporkan dengan lebih terarah.